Wednesday, August 17, 2016

Mari Kenali Shalat Sunah Tasbih

0

         Informanafif Share kali ini update masih seputar Shalat sunah yang pada pertemuan kita kali ini membahas mengenai Shalat Sunah Tasbih. Apa sih shalat sunah tasbih itu? Bagaimana cara mengerjakannya? Silahkan simak dan baca dengan seksama ya.

         Shalat sunah tasbih ialah shalat yang sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah saw. kepada mamaknya Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib.
 
         Shalat tasbih ini dianjurkan mengamalkannya, kalau bisa tiap-tiap malam, kalau tidak bisa tiap malam, maka sekali seminggu, kalau juga tak sanggup sekali seminggu, dapat juga dilakukan sebulan sekali atau setahun sekali, dan kalau tidak bisa sekali setahun, setidak-tidaknya sekali seumur hidup.

1. Kalau dikerjakan pada siang hari, hendaklah dikerjakan 4 rakaat dengan satu salam.

2. Kalau dikerjakan pada malam hari, hendaklah 4 rakaat itu dijadikan dua salam.

     Shalat ini disebut shalat tasbih, karena di dalamnya dibacakan tasbih dalam 4 rakaat berjumlah 300 tasbih.

      Cara mengerjakannya :
1. Berdiri menghadap kiblat, lantas ucapkan lafal                    niatnya (diwaktu malam).

Ushallii sunnatat-tasbih rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

     Artinya :
"Aku niat shalat sunah tasbih dua rakaat, karena Allah Ta'ala. Allaahu akbar.

2. Setelah membaca doa iftitah kemudian membaca surah Al-Fatihah, lalu membaca surah mana saja yang dihafal. Kemudian sebelum rukuk membaca "tasbih" 15 kali, yaitu :

Subhaanallaahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illa billaahii 'aliyyil-'azhim.

      Artinya :
"Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah. Allah Mahabesar dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (kuasa) Allah Yang Mahaluhur lagi Mahaagung." (15 kali).

3. Kemudian rukuk, dan setelah membaca tasbih rukuk, lalu membaca pula tasbih seperti tersebut diatas 10 kali, kemudian i'tidal.

4. Setelah selesai tahmid i'tidal, lantas membaca pula tasbih seperti tersebut diatas 10 kali, lantas sujud.

5. Di waktu sujud, sehabis tasbih sujud, kemudian membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali, lalu duduk antara dua sujud.

6. Setelah selesai membaca doa duduk antara dua sujud, lantas membaca tasbih seperti tersebut di atas tadi sebanyak 10 kali, kemudian sujud kedua.

7. Pada sujud kedua setelah selesai membaca tasbih sujud, kemudian membaca tasbih seperti di atas tadi sebanyak 10 kali, lantas sebelum berdiri ke rakaat kedua , kita hendaknya "duduk istiharah" lalu sambil duduk istiharah itu kita membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali.

     Demikianlah kita laksanakan pada rakaat pertama ini, yang apabila kita hitung seluruh bacaan tasbihnya berjumlah 75 kali tasbih, dan 75 × 4 rakaat = 300 tasbih.

       Untuk lebih jelasnya kita nyatakan sebagai berikut :
        Setelah selesai membaca surah pada rakaat pertama sambil berdiri membaca tasbih ......... ..........................................15 kali
Waktu rukuk membaca tasbih lagi.................................15 kali
Waktu i'tidal membaca tasbih lagi...................................10 kali
Waktu sujud membaca tasbih lagi...................................10 kali
Waktu duduk diantara dua sujud membaca tasbih... 10 kali
Waktu sujud kedua membaca tasbih..............................10 kali
Waktu duduk istiharah hendak berdiri.........................10 kali
_____________________________________________________________+
Jumlah.........................................................................75 kali tasbih
Dikalikan.....................................................................  4 rakaat
_____________________________________________________________×
Jumlah Keseluruhan..................................................300 tasbih

        Andaikata kita kelupaan membaca tasbih di salah satu tempatnya, maka boleh digantikan di tempat berikutnya, agar tetap tasbihnya berjumlah 300 tasbih.


Mari memahami Shalat Sunah Awwabin

0

         Selamat datang di Informanafif Share. Masih seputar shalat sunah ni! yaitu Shalat Sunah Awwabin. Untuk selengkapnya silahkan simak dan cermati yang akan saya bahas kali ini.

          Shalat sunah ba'dal maghrib ( ba'diyyah ), disunahkan pula shalat sunah awwabin, jumlah rakaatnya dua sampai enam rakaat. Cara mengerjakan yaitu :

1. Shalat dua rakaat dengan lafal niatnya :

    Ushallii rak'ataini shalaatal-awwaabiina sunnatal lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

    Artinya :
 " Aku niat shalat dua rakaat sunah awwabin, karena Allah Ta'ala. Allahu akbat.

2. Sesudah membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama, bacalah surah Ikhlas enam kali, surah Al-Falaq dan surah An-Nas sekali, demikian pula pada rakaat kedua.

3. Setelah salam dua rakaat pertama, maka shalat lagi dua rakaat. Dan yang dibaca pada rakaat pertama dan kedua sesudah Al-Fatihah surah mana saja yang dikehendaki. Lafal niatnya seperti tersebut di atas tadi.

4. Sesudah itu, berdiri lagi dengan lafal niatnya seperti tersebut di atas, dilaksanakan dua rakaat, dengan bacaan pada rakaat pertama sesudah surah Al-Fatihah, bacalah surah Al-Kafirun dan pada rakaat kedua sesudah Al-Fatihah bacalah surah Al-Ikhlas.

     Dan demikanlah tentang shalat awwabin itu. Silahkan berkomentar artikel Informanafif Share kali ini. dibawah ini!

Mengenal Shalat Sunah Muthlaq

0

       Shalat sunah muthlaq yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini. Di Informanafif Share anda akan dibantu dalam memperoleh pengetahuan seputar informasi seputar islami dan lain lain.

        Shalat sunah muthlaq ialah sunah yang boleh dikerjakan pada waktu kapan saja, kecuali pada waktu yang terlarang untuk mengerjakan shalat sunah. Jumlah rakaatnya tidak terbatas.

          Shalat sunah muthlaq yakni sunah yang tidak bersebab, bukan karena masuk ke masjid, bukan karena shalat qabliyah atau ba'diyah shalat fardhu dan lain-lainya. Shalat ini semata-mata shalat sunah muthlaq, kapan dan dimana saja dapat dikerjakan, asal jangan di waktu haram.

          Adapun waktu-waktu yang diharamkan untuk mengerjakan shalat sunah ialah :
1. Waktu matahari sedang terbit, sehingga naik setombak/lembing.
2. Ketika matahari sedang tepat di puncak ketinggiannya hingga bergelincirnya. Kecuali pada hari Jum'at ketika orang masuk masjid untuk mengerjakan shalat tahiyyatul-masjid.
3. Sesudah shalat asar sampai terbenam matahari.
4. Sesudah shalat subuh hingga terbit matahari agak tinggi.
5. Ketika matahari sedang terbenam sampai sempurna terbenamnya.

     Lafal niatnya :

Ushallii sunnatar rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

     Artinya :
"Aku niat shalat sunah dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allaahu akbar."

       Shalat sunah tidak terbatas, beberapa saja yang sanggup kita laksanakan, dan tiap-tiap dua rakaat satu salam.

Mengenal Shalat Istikharah

0

      Hai selamat datang di Informanafif Share , Seperti biasanya saya akan membagikan seputar pengetahuan pelajaran informasi kepada anda. Tepat pada pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai Shalat Istikharah. Apakah shalat istikharah itu? bagaimana niatnya? Doa seperti apa yang dibaca? akan kita bahas pada pertemuan kali ini.

Shalat istikharah ialah shalat sunah dua rakaat untuk memohon kepada Allah ketentuan pilihan yang lebih baik diantara dua hal yang belum dapat ditentukan baik buruknya. Yakni apabila seseorang berhajat dan bercita-cita akan mengerjakan sesuatu maksud, sedang ia ragu-ragu dalam pekerjaan atau maksud itu, apakah dilakukan terus atau tidak. Maka untuk memilih salah satu dari dua hal perlu diteruskan atau tidak, disunahkan shalat istikharah dua rakaat.

Shalat istikharah dan shalat hajat waktu yang lebih utama, jika dikerjakan seperti shalat tahajjud yakni di malam hari, dan dikerjakan seperti shalat biasa, sesudah selesai shalat dengan sempurna kemudian terus berdoa dengan doa istikharah dan sesudah berdoa hendaklah memilih dalam hati, mana kecenderungan hati diantara dua hal itu.

Lafal niatnya :

Ushallii sunnatal-istikhaarati rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

Artinya :
"Aku niat shalat sunah istikharah dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allaahu akbar."

Doa istikharah yaitu :

Allaahumma innii astakhiiruka bi'ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as'aluka min fadhlikal-'azhiim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru wa ta'lamu wa laa a'lamu wa anta'allaamulghuyuub. Allaahumma in kunta ta'lamu anna haadzal-amra khairul lii fii diinii wa ma'aasyii wa ma'aadii wa 'aaqibati amrii au 'aajili amrii wa aajilihii faqdirhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fiihi wa in kunta ta'lamu anna haadza syarrul lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii au 'aajili amrii wa aajilihi fashrifhu 'annii fashrifnii 'anhu waqdir liyalkhaira haitsu kaana tsumma radhdhinii bih.

Artinya :
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon agar Engkau memilihkan untukku mana yang baik menurut Engkau ya Allah. Dan aku memohon dengan kemurahan-Mu yang Agung. Karena sesungguhnya Engkau Yang Maha Berkuasa, sedang aku tidak mempunyai kekuasaan, Engkau yang mengetahui sedang aku tidak mengetahui bahkan Engkau Maha Mengetahui segala sesuatu yang masih tersembunyi. Ya Allah, jika Engkau ketahui persoalan ini baik bagiku, dalam agamaku dan dalam penghidupanku, tempat kembaliku dan baik pula akibatnya bagiku di dunia dan akhirat , maka berikanlah perkara ini kepadaku, dan mudahkanlah ia bagiku, kemudian berilah keberkahan bagiku didalamnya. Ya Allah, jika Engkau ketahui hal ini tidak baik bagiku, bagi agamaku dan penghidupanku, dan tidak baik akibatnya bagiku di dunia dan akhirat, maka jauhkanlah hal ini dariku, dan jauhkanlah aku darinya. Dan berilah aku kebaikan dimana saja aku berada, kemudian jadikanlah aku orang yang rela atas anugerah-Mu."

Keterangan :
Waktu menyebutkan hal yang dimaksud dalam doa tersebut di atas, hendaklah disebutkan apa yang dimaksud persoalan itu.

Sesudah berdoa mintalah apa-apa yang baik untuk dilaksanakan menurut cita-cita dan maksud kita itu. Apa yang mendatang yang kuat dalam hati dan mantap hati kita itulah yang kita laksanakan dan yang baik kita perbuat.

Sunday, July 31, 2016

Cara Melakukan Shalat Bagi Orang Yang Sakit

0

Hai, Bertemu lagi di Informanafif Share, Seperti biasa saya akan memberikan atau membagikan seputar informasi/pengetahuan untuk anda. Dan Insyaallah bisa bermanfaat untuk anda. Kali ini tentang Shalat Bagi Orang Yang Sakit.


     Orang yang sedang sakit wajib pula mengerjkan shalat, selama akal dan ingatannya masih sadar.

1. Kalau tidak berdiri, boleh mengerjakan sambil duduk,

   a. Cara mengerjaka rukuknya ialah dengan duduk membungkuk sedikit.

   b. Cara mengerjakan sujudnya, Seperti cara mengerjakan sujud biasa.

2. Jika tidak dapat duduk, boleh mengejakannya dengan cara dua belah kakinya diarahkan ke arah kiblat kepalanya ditinggikan dengan alas bantal dan mukanya diarahkan ke kiblat.

    a. Cara mengerjakan rukuknya, cukup menggerakkan kepala ke muka.

    b. Sujudnya menggerakkan kepala lebih ke muka dan lebih ditundukkan.

3. Jika duduk seperti biasa dan berbaring juga tidak bisa, maka boleh berbaring dengan seluruh anggota badan dihadapkan kiblat. Rukuk dan sujudnya cukup menggerakkan kepala, menurut kemampuannya.

4. Jika tidak dapat mengerjakan dengan cara berbaring ,maka cukup dengan isyarat, baik dengan kepala maupun mata. Dan jika semuanya tidak mungkin, maka boleh dikerjakan dalam hati, selama akal dan jiwa.

 Saya rasa cukup sekian, semoga artikel saya kali ini bisa bermanfaat untuk anda sekalian. Saya selaku penulis senang bisa berbagi pengalaman seputar informasi kali ini. Terima Kasih sudah membaca. Salam Informan

Saturday, July 23, 2016

Shalat Tahiyyatul-Masjid : Pengertian, Niat , Dan Doanya

0

Selamat datang di situs kami di Informanafif Share, Yang kali ini membahas Tentang Salah satu shalat sunah yaitu Shalat Tahiyyatul-Masjid. Membahas masalah pengertian , Niat, dan doanya.

    Shalat tahiyyatul-masjid ialah shalat sunah yang dikerjakan oleh jamaah yang sedang masuk ke masjid, baik pada hari jum'at maupun lainnya, diwaktu malam atau siang.

     Jika kita masuk ke dalam masjid, hendaklah sebelum duduk kita mengerjakan shalat sunah dua rakaat. shalat sunah ini disebut shalat tahiyyatul masjid, artinya shalat untuk menghormati masjid.

   Lafal niatnya :


Ushallii sunnata tahiyyatil-masjidi rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar
Artinya : "Aku niat shalat sunah tahiyyatil-masjid dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allahu akbar.

      Orang yang masuk ke masjid di kala khatib sedang berkhutbah, hendaklah shalat sunah tahiyyatil-masjid dilakukan dengan ringan, artinya jangan terlalu lama, untuk segera dapat mendengarkan khutbah.

1. Doa waktu berangkat dari rumah ke masjid :


Allaahummaj'al fii qalbii nuuraa wa fii basharii nuursa wa fii sam'ii nuuraa wa 'an yamiinii nuuraa wa 'an syimaalii nuursaa wa' an amaamii nuuraa wa 'an kahlfii nuuraa wa fii 'ashabii nuuraa wa fii lahmii nuuraa wa fii damii nuuraa wa fii sya'rii nuuraa wa fii basyarii nuuraa.
Artinya : "Ya Allah, Jadikan olehmu cahaya pada hatiku, cahaya pada penglihatanku, cahaya di sisi kiriku, cahaya didepanku, cahaya di belakangku, cahaya pada saraf-sarafku, cahaya pada daging-dagingku, cahaya pada darahku, cahaya pada rambutku, dan cahaya pada kulitku.

2. Doa ketika sedang masuk masjid

     Jika kita mau masuk masjid disunahkan membaca doa :


Allahummaghfir lii dzunuubii waftah lii ahwaaha rahmatik.
Artinya : "Ya allah, ampunilah dosa-dosaku, dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.

3. Doa ketika keluar dari masjid


Allahummaghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba fadhlik. Allahumma'shimni minasy-syaithaanir-rajiim.

Artinya : "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu kemurahanmu. Ya Allah, aku berlindung (kepada-Mu) dari setan yang terkutuk

    Terima kasih sudah berkunjung, bila ada kalimat yang salah maupun kurang berkenan mohon dimaafkan. Sekali lagi perhatian Seluruh isi artikel ini diisi oleh kami selaku penulis. Tidak Mengcopy dari situs manapun dan gambar inipun dari situs kami sendiri. Dan bila ada yang ingin menyalin isi artikel kami ini harap sertakan situs kami sebagai sumbernya. Sekian dari saya selaku penulis. Bila ada yang ingin ditanyakan silahkan berkomentar di bawah ini. Terima Kasih sudah Membaca . Salam informan,

Saturday, July 16, 2016

Jadwal Rilis Anime Naruto Shippuden Bulan juli-Agustus 2016

0

Hai minna, Kali ini tentang rilis anime naruto nih, G sabarnya buat nonton. untuk menonton atau mendownload silahkan kunjungi Samehadaku.net yh. Saksikan terus ya Naruto lovers.



"Jadwal Rilis Anime Naruto Shippuden Bulan Juli-Agustus 2016"

======Bulan Juli 2016======

•Naruto Shippuden Episode 467 (Sudah Rilis)
Rilis Hari Kamis, Tanggal 07 Juli 2016
JUDUL: "Keputusan Ashura"

•Kamis, Tanggal 14 Juli 2016 :  Naruto Shippuden Tidak Rilis Alias #LIBUR!!

•Naruto Shippuden Episode 468
Rilis Hari Kamis, Tanggal 21 Juli 2016
JUDUL: "Sang Penerus"

•Naruto Shippuden Episode 469
Rilis Hari Kamis, Tanggal 28Juli 2016
JUDUL: "Tugas Khusus"

======Bulan Agustus 2016======

•Naruto Shippuden Episode 470
Rilis Hari Kamis, Tanggal 04 Agustus 2016
JUDUL: "Perasaan Yang Terhubung"

   Saya rasa cukup sekian yh minna, Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah mengunjungi Informanafif Share. Bila ada hal yang ingin ditanyakan. Silahakan berkomentar.
www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net